Sidebar

23
Tue, Jul
enfrdeitptrues

BP Karimun-Kuala Lumpur; 4 Juli 2019 lalu, BP Karimun menyelenggarakan kegiatan Promosi Dagang, Industri dan Investasi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan

Read more: The 4th Investment Forum

BP Karimun-Osaka; 25 s/d 28 Juni 2019 lalu, BP Karimun berpartisipasi dalam acara "Japan Indonesia Business Forum (JIBF) 2019" yang merupakan rangkaian kegiatan

Read more: JAPAN INDONESIA BUSINESS FORUM 2019

BP Karimun-Singapore; 19 Juni 2019 lalu, BP Karimun dengan kerjasama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura menyelenggarakan kegiatan promosi dagang,

Read more: Karimun Investment Meeting & Gala Dinner 2019

BP Karimun-Singapore; Selasa (26/2) 2019, BP Karimun menghadiri acara “Roundtable Dialogue Session with BP Batam Authorities”, yang diselenggarakan bersama

Read more: ROUNDTABLE DIALOGUE SESSION

TANJUNG BALAI KARIMUN  – Pemerintah pusat berjanji akan mencari solusi untuk  mengatasi masalah yang terjadi di wilayah Perdagangan dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone /FTZ) Batam, Bintan dan Karimun. Hal ini diungkapkan Sekretaris Menteri Perekonomian Edi Abdul Haman pada pengurus Dewan Kawasan (DK) FTZ, Ketua BP Kawasan Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun, Rabu (24/5) di Jakarta kemarin.

 

Read more: Pusat Beri Keleluasaan ke BP Kawasan Kelola Kawasan FTZ Batam/Bintan/Karimun

 

Tanjung Balai Karimun : Perkembangan investasi di Karimun yang begitu menjanjikan membuat satu lagi Perusahaan asal Eropa berinvestasi di Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Karimun yakni PT Oil Tanking, sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas (migas). Perusahaan ini berada di sekitar PT. Karimun Sembawang Shipyard (KSS), dengan luas lahan sekitar 25 Hektare (Ha) dengan jumlah investasi ± 500 Juta Dolar Amerika Serikat.

Read more: MoA antara PT. Oil Tanking dengan BP Karimun

 

Tanjung Balai Karimun : Status Free Trade Zone (FTZ) yang disandang pulau Karimun cukup berpengaruh terhadap meningkatnya investasi. Saat ini nilai investasi yang telah masuk di kawasan ini telah mencapai Rp 3,5 Triliun. Dalam setahun mendatang bisa diperkirakan mencapai Rp 7 Triliun.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun, Drs. H. Muhammad Taufik, MM mengatakan bahwa investasi yang baru tercapai setengahnya itu baru sebatas menyelesaikan pengerjaan pembangunan seperti untuk sarana prasarana, infrastruktur perusahaan dan pematangan lahan saja.

 

Read more: Perluasan Wilayah FTZ Karimun