Block [header] not found!
enfrdeitptrues

BP Karimun-Singapura; 18 s/d 23 Oktober 2019 lalu, BP Karimun berpartisipasi dalam kegiatan Case Based Capability Development tahun 2019 dengan tema “Business

Read more: CAPDEV 2019

BP Karimun-Kuala Lumpur; 4 Juli 2019 lalu, BP Karimun menyelenggarakan kegiatan Promosi Dagang, Industri dan Investasi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan

Read more: The 4th Investment Forum

BP Karimun-Osaka; 25 s/d 28 Juni 2019 lalu, BP Karimun berpartisipasi dalam acara "Japan Indonesia Business Forum (JIBF) 2019" yang merupakan rangkaian kegiatan

Read more: JAPAN INDONESIA BUSINESS FORUM 2019

BP Karimun-Singapore; 19 Juni 2019 lalu, BP Karimun dengan kerjasama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura menyelenggarakan kegiatan promosi dagang,

Read more: Karimun Investment Meeting & Gala Dinner 2019

 

Tanjung Balai Karimun : Menyandang sebagai daerah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ), Karimun kini menjadi sorotan investor. Bahkan selama tiga tahun kota bumi berazam ini sudah meraup nilai investasi sekitar 18,1 triliun.

Nilai jumlah diatas belum termasuk nilai pemasukan dari permohonan perizinan perusahaan lokal di Karimun. Kini Karimun kembali membuat gebrakan dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sembilan perusahaan dan lembaga pemerintah. Nilai investasi diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Read more: Sembilan Perusahaan Tandatangani MoU

Karimun; Kabupaten Karimun terus menjadi perhatian pelaku-pelaku investasi berkantong tebal. Kali ini investor mengincar Pulau Karimun Anak sebagai tempat menanamkan investasi mereka. Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi yang siap dikucurkan berada di angka triliunan rupiah.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun membenarkan kabar bahagia tersebut. Hanya saja Nurdin masih terlihat malu-malu membeberkan nama-nama investor yang berencana berinvestasi di Pulau Karimun Anak tersebut. Nurdin hanya menyebutkan Pulau tersebut diincar oleh beberapa investor dalam dan luar negeri.

Read more: Investor Incar Pulau Karimun Anak, Jadi Lokasi Sektor Jasa

Batam; Keinginan sejumlah pengusaha impor sayuran akhirnya terwujud. Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam, Bintan dan Karimun akhirnya diperbolehkan menjadi pintu masuk impor sayur dan buah-buahan. Pemerintah Pusat berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 dan 16 Tahun 2012, mulai 19 Juni, menyatakan produk hortikultura hanya boleh masuk keempat wilayah yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan dan Pelabuhan Makassar. Namun mengecualikan tiga pelabuhan di wilayah Free Trade Zone Batam, Bintan dan Karimun. Karimun menjadi pintu dengan syarat tidak merembes keluar wilayah FTZ. Namun Peraturan Menteri tersebut diundur pelaksanaannya hingga 28 September mendatang.

 

Read more: Produk Hortikultura Boleh Masuk ke Wilayah FTZ