Berita Lokal
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Tanjung Balai Karimun : Karimun khususnya Badan Pengusahaan Karimun, Sabtu 24 April 2010 menerima kedatangan Kunjungan Kerja dari Dewan Nasional Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Rombongan Dewan Nasional tersebut disambut langsung oleh Kepala Badan Pengusahaan Karimun, Drs. H. Muhammad Taufik, MM dan Wakil Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun, Nurdin Basirun yang juga menjabat sebagai Bupati Karimun.

Rombongan tersebut dipimpin oleh Deputi Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Perekonomian RI, Luky Eko Wuryanto. Kunjungan kerja rombongan Dewan Nasional ini dalam rangka melihat persiapan sarana dan prasarana pendukung Badan Pengusahaan Karimun dalam menerapkan FTZ di Karimun, Sebab Perundang-undangan FTZ Kepri saat ini sedang digodok ditingkat Pemenrintah Pusat. Oleh karena itu perlu diketahui sejauh mana persiapan Karimun dalam bentuk sarana dan prasarananya.

Disinggung tentang sarana dan prasarana pendukung FTZ, Kepala Badan Pengusahaan Karimun, Drs. H. Muhammad Taufik, MM menjelaskan, saat ini Karimun telah memiliki pelabuhan khusus FTZ yakni pelabuhan Parit Rampak. Selain itu pembangunan pelabuhan peti kemas juga sedang digesa yang diperkirakan selesai pengerjaannya tahun 2011. mengenai perkembangan investasi, beliau juga menyebutkan hingga saat ini sudah ada ± 31 Perusahaan yang berada di wilayah FTZ Karimun.

Nurdin Basirun sebagai Wakil Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun meminta agar pelaksanaan FTZ di Karimun dapat berlaku satu pulau secara menyeluruh yakni di pulau Karimun, ungkapnya dihadapan rombongan Dewan Nasional. Sebagaimana diketahui, wilayah FTZ yang ada di Karimun hanya 2/3 dari pulau Karimun.