Block [header] not found!
enfrdeitptrues

BP Karimun-Kuala Lumpur; 4 Juli 2019 lalu, BP Karimun menyelenggarakan kegiatan Promosi Dagang, Industri dan Investasi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan

Read more: The 4th Investment Forum

BP Karimun-Osaka; 25 s/d 28 Juni 2019 lalu, BP Karimun berpartisipasi dalam acara "Japan Indonesia Business Forum (JIBF) 2019" yang merupakan rangkaian kegiatan

Read more: JAPAN INDONESIA BUSINESS FORUM 2019

BP Karimun-Singapore; 19 Juni 2019 lalu, BP Karimun dengan kerjasama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura menyelenggarakan kegiatan promosi dagang,

Read more: Karimun Investment Meeting & Gala Dinner 2019

BP Karimun-Singapore; Selasa (26/2) 2019, BP Karimun menghadiri acara “Roundtable Dialogue Session with BP Batam Authorities”, yang diselenggarakan bersama

Read more: ROUNDTABLE DIALOGUE SESSION

Berita Lokal
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

BP Karimun-Karimun; Senin (7/8), BP Karimun menerima kunjungan Kementerian Koordinator

Bidang Perekonomian RI (Kemenko RI) dan Wakil Sekretaris Dewan Kawasan beserta staf. Kegiatan kunjungan ini diawali dengan peninjauan lapangan untuk melihat infrastruktur, lahan dan perusahaan diKawasan FTZ Karimun sebelum akhirnya menuju ke Kantor BP Karimun untuk bertatap muka dengan beberapa pengusaha yang menanamkan modalnya di Karimun.


PT. Oiltanking Karimun, PT. Karimun Marine Shipyard, PT. Inti Duta Gas, PT. Karimun Teknologi Gas dan PT. Grace Rich Marine hadir dalam pertemuan tersebut dan diberikan ruang untuk menyampaikan masukan dan keluhannya masing-masing. Mereka pada umumnya menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan dan bantuan BP Karimun selama ini, namun mengeluhkan permasalahan seperti logistik dan infrastruktur pelabuhan Parit Rampak yang belum memadai, port charges yang masih tergolong besar bila dibandingkan dengan Singapura, persaingan yang tinggi sementara ekonomi sedang lesu khususnya diantara perusahaan pemasok gas, dan permintaan agar Kawasan FTZ diberlakukan untuk seluruh Pulau Karimun.

Ketua rombongan Kemenko RI, Umar Juoro, menyampaikan kepada para pengusaha bahwa saran dan keluhan yang diterima akan menjadi catatan bagi mereka untuk selanjutnya menjadi dasar dan pertimbangan pihak Kemenko RI dalam rangka kajian dan penyusunan  Roadmap Batam-Bintan-Karimun. (y/m)